Setting Filter yang paling sering saya gunakan di Photoshop

Hai Semuanya ! 🙂

Saya ucapkan Selamat Tahun Baru 2017 buat para pembaca semuanya, semoga pada tahun 2017 ini kita semua bisa lebih sukses daripada tahun tahun sebelumnya. Pada hari pertama tahun 2017 ini saya ingin berbagi mengenai setting filter yang paling sering saya gunakan dalam Photoshop.

Setiap fotografer pasti menggunakan aplikasi lain untuk post processing untuk melakukan editing pada setiap fotonya. Saya pribadi lebih cenderung menggunakan Lightroom untuk perbaikan tonal, mood dan cropping dan kemudian saya melakukan beberapa step editing di Photoshop untuk perbaikan yang tidak bisa dilakukan oleh Lightroom.

Penggunaan beberapa Filter adalah hal yang paling penting yang saya lakukan di Photoshop, mungkin teman teman yang lain memiliki trik tersendiri untuk kapan melakukan filter tertentu dalam tahap editingnya. Setiap aplikasi filter ini memiliki beberapa setting tersendiri yang tentunya tidak semua orang menggunakan dengan settingan yang sama.

Daripada bingung, mari kita lihat beberapa settingan Filter yang biasa saya gunakan di Photoshop.

Highpass Filter.

Filter ini dapat ditemukan dalam kategori “Other”. Saya gunakan filter Highpass ini untuk mempertajam beberapa bagian tertentu pada foto. Besaran nilai radius ini tergantung juga pada jenis kamera yang digunakan. Jika saya menggunakan kamera Nikon yang sudah tanpa Highpass filter, maka nilai radius ini akan saya gunakan pada angka 1 atau 2, atau malah tidak saya gunakan sama sekali 🙂

screen-shot-2017-01-01-at-9-02-52-am

Surface Blur Filter.

Filter ini dapat ditemukan pada kategori “Blur”. Surface Blus paling sering saya gunakan untuk memperhalus tampilan kulit pada saat melakukan pemotretan model.

screen-shot-2017-01-01-at-9-03-37-am
screen-shot-2017-01-01-at-3-12-16-pm

Nilai Radius yang saya gunakan adalah 36 pixels dan Thresholdnya adalah pada level 50. Kemudian saya akan mengurangi nilai Opacitynya mejadi angka 20% hingga 30% tergantung pada kondisi fotonya. Kulit harus terlihat tetap berpori dan tidak boleh terlihat seperti kulit porcelen, karena tidak terlihat natural.

 

 

 

Gaussian Blur Filter.

Sama seperti filter sebelumnya, filter Gaussian Blur ini dapat ditemukan pada kategori “Blur”. Filter Gaussian Blur ini termasuk filter yang paling umum dan paling banyak digunakan. Saya biasanya meletakkan setting saya pada 20 pixel.

screen-shot-2017-01-01-at-9-04-09-am

Smart Sharpen Filter.

Filter ini dapat ditemukan pada kategori “Sharpen”. Saya lebih suka menggunakan Smart Sharpen Filter ini daripada “Unsharp Mask” karena hasilnya lebih lembut dan tidak terlalu tajam. Setting yang saya gunakan adalah pada Default dengan amount 90%, Radius 3,5 pixel dan Remove Gaussian Blur.

Screen Shot 2017-01-01 at 9.04.46 AM.png

Demikian share saya pada awal tahun ini, untuk hasil foto foto saya selain pada Recent Project pada halaman Home ini, juga dapat dilihat pada akun Instagram saya @purnawanhadi.

Salam,

Purnawan Hadi

www.purnawanhadi.com

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s