Pemotretan makanan dengan Artificial Light – Food Photography

Pemotretan makanan yang istilah kerennya disebut dengan Food Photography adalah salah satu genre foto yang banyak digemari, salah satu faktornya adalah karena genre ini cukup bisa “menghasilkan” pendapatan bagi si fotografernya 🙂  Food Photography digunakan sebagian besar sebagai foto iklan, baik kategori iklan cetak, baliho maupun sekedar untuk daftar harga disebuah kafe atau restoran.

Food Photography menurut saya merupakan bagian dari Still Life Photography, yaitu dengan tujuan membuat benda mati terlihat hidup atau bercerita. Tapi dalam ini kita gak akan membuat foto ayam goreng menjadi seperti Godzilla ya 🙂  Nah, daripada kita berputar putar membahas pengertiannya, mari kita coba untuk langsung main main dengan kamera.

Untuk melakukan pemotretan Food Photography ini gak harus menggunakan kamera yang mahal mahal lho, pakai kamera Handphone pun bisa seperti tulisan saya sebelumnya tentang pemotretan menggunakan kamera Hape, seperti pada foto dibawah ini.

aec71-142b-2b1

Dalam memotret makanan ini, sama hal nya dengan memotret untuk genre lainnya, kita harus menentukan terlebih dahulu dalam bayangan kita seperti apa hasilnya nanti. Contoh foto yang akan saya ambil ini adalah sebuah pemotretan di sebuah Kafe di Jogjakarta yang bernama BLV Sweets & Deli.

Dari tampilan wadah makanan dan susunan roti bakar berikut aksesorisnya, saya memutuskan untuk mengambil sudut pemotretan dari atas. Hal ini karena selain lebih detail memperlihatkan pola susunan makanan, juga melihatkan keunikan model piring yang digunakan.

Posisi pencahayaan yang saya gunakan adalah sebagai berikut :

skema

Lighting Diagram – Food Photography

Dalam hal ini saya mencoba memanfaatkan cahaya matahari yang berasal dari jendela disebelah kiri, dan menambahkan sebuah flash dengan softbox ukuran 90×90 untuk membuat cahaya yang lembut dari arah sebaliknya.

Satu flash lagi dengan zoom 70mm diarahkan melintasi bagian atas objek, tidak langsung mengarah ke objek untuk memberikan cahaya yang tidak keras.

Purnawan_Hadi-4162

Untuk pemotretan ini saya menggunakan Nikon D7000 dengan lensa fix 35mm F/1,8, ISO 100, F/7,1 dan Speed 1/200.

Pemilihan lensa fix 35mm dikarenakan lensa fix, dengan struktur lensa yang simple biasanya akan menghasilkan gambar yang sangat tajam, bukan karena bukaan diafragmanya yang besar. Karena dari awal saya sudah merencanakan untuk menggunakan bukaan diatas F/5,6 untuk mendapatkan hasil yang benar benar detail. Dan dari beberapa test light, saya dapatkan bukaan terbaik adalah pada F/7,1.

ISO standard yang saya gunakan untuk pemotretan menggunakan artifisial light adalah pada ISO 100 dan saya cukup puas dengan settingan ini. Perlu diperhatikan pada saat mengunakan artifisial light atau penggunakaan flash, posisi metering tidak harus pada angka 0 (Nol), karena pengaruh cahaya flash akan memberikan cahaya tambahan pada objek.

Flash yang saya gunakan adalah flash tanpa HSS, yaitu Yong Nuo 560-III. Flash ini masih bisa ditangkap  oleh sensor kamera pada speed 1/200. Sehingga yang perlu diatur adalah posisi zoom dan power pada masing masing flash.

Pada flash dengan softbox, saya setting dengan zoom 35mm, ini akan membuat cahaya menyebar cukup rata didalam flas dan power yang saya gunakan adalah 1/4. Softbox tipe pantul yang saya gunakan akan menyerap power flash hingga setengah, sehingga cahaya yang dihasilkan akan cukup lembut namun tetap jelas jatuhnya pada objek.

Flash satunya lagi adalah naked, tanpa softbox. Seperti yang sudah saya sebutkan diatas, bahwa zoom yang saya gunakan adalah 70mm dan diarahkan melalui bagian atas objek, jadi tidak langsung ke objek. Dengan power hanya 1/64, akan membuat cahaya yang tidak begitu keras namun cukup tajam jatuh di atas objek.

Untuk proses post-processing dapat dilihat pada link Setting Filter pada postingan dihalaman lain.

Semoga sharing kali ini bisa bermanfaat.

Salam,

Purnawan Hadi

www.purnawanhadi.com 

 

 

Advertisements

One thought on “Pemotretan makanan dengan Artificial Light – Food Photography

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s